BTech Jalin Kerja Sama dengan FTMD ITB untuk Kembangkan Teknologi Alat Berat Tambang

“Memperluas Kerjasama, PT Bukit Teknologi Digital (BTech) jalin kemitraan strategis dengan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk pengembangan indikator kesehatan dan sisa umur pakai komponen alat berat pertambangan.”
Bandung – PT Bukit Teknologi Digital (BTech) dengan bangga mengumumkan telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB), salah satu institusi pendidikan terkemuka di Indonesia pada hari Kamis, 16 Mei 2025. Penandatanganan ini menandai langkah penting dalam bentuk kerjasama sebagai wujud komitmen BTech sebagai perusahaan digital dalam industri pertambangan melalui pengembangan indikator kesehatan dan sisa umur pakai komponen alat berat pertambangan. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk kontribusi BTech dalam pengembangan pendidikan perguruan tinggi melalui riset kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan industri.
Kerjasama ini akan mencakup berbagai inisiatif yang saling menguntungkan untuk melakukan analisis komponen utama alat berat pertambangan dengan beberapa hasil seperti:
- Algoritma indikator kesehatan komponen beserta tindakan intervensinya
- Algoritma umur komponen berdasarkan indeks kesehatannya
- Algoritma life cycle analysis
- Algoritma umur pakai yang optimal
Penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Chandima Wijekoon sebagai CEO BTech dan Prof. Dr. Ir. Hermawan Judawisastra selaku Plt. Dekan FTMD ITB. Acara ini dihadiri juga oleh jajaran peneliti dan dosen FTMD ITB. Diskusi teknis kemudian dilanjutkan dengan Dr.-Ing. Tri Yuswidjajanto Zaenuri selaku koordinator tenaga ahli pelaksaan pekerjaan.
Kerjasama antara BTech sebagai pelaku industri dan ITB selaku akademisi ini diharapkan dapat memberikan pengayaan terhadap operasional dan tantangan di lapangan, dengan keahlian akademis dalam metodologi serta analisis data yang ada akan menghasilkan inovasi yang signifikan. Kolaborasi dua arah ini diharapkan juga tidak hanya memperkaya pemahaman dan keahlian kedua belah pihak sesuai dengan peran masing-masing, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan efisiensi, keamanan, dan keberlanjutan operasional di sektor pertambangan melalui pengembangan indikator yang terukur dan terpercaya.